Monday, December 27, 2004
Senin , 27 Desember 2004
opium selalu dibutuhkan pada saat yang tepat ... seperti sekarang
opium
"saya mencium sesuatu ... ada apa kamu disana ?"
Me
"??? ... aku baik-baik saja kok .. kenapa ? kamu ada dimana ?"
Opium
"Lagi ada di Lombok ... mau menghabiskan taun baru di sana ... bareng dengan Iwan"
Me
"Senangnya .... Iwan sangat beruntung ... salamku buat Iwan .. sedang apa dia?"
Opium
"Iwan lagi masak ..."
Me
"Senangnya double ya ..."
Opium
"nada seperti ini sepertinya familiar"
Me
"sok tau ..."
Opium
"Jangan terlalu rendah menilai diri sendiri ..."
Me
"??? maksudnya???..."
Opium
"Iya, jangan terlalu rendah menilai diri sendiri ... kepala kamu lebih sering nunduk ... ati-ati , nanti nabrak tiang lho ..."
Me
".........................."
Opium
"Ayo .. belajar lebih bisa menghargai diri sendiri ... jangan terlalu rendah menilai diri sendiri"
Me
"kamu sudah tiga kali lho bilang kalimat yang sama ..."
Opium
"I know ..."
Opium
"sekarang ditenangin dulu hatinya ... kalo nada suaranya begini ... tandanya kamu lagi gundah"
Me
"Makasih ... kalo kamu bilang begitu .... atiku jadi adem"
Opium
"I know ... eh, Iwan mau kirimin kamu bed cover yang dulu dia janjiin"
Me
"Asiiiikkk .... "
Opium
"Jadi telponnya bisa ditutup ya ..."
Me
"iya ... Makasih ya ... yang rukun lho sama Iwan ... jangan sering berantem"
Opium
"Iya ... "
klik .....
Hatiku Tenang .......