Agus "arya" Hariyo Purnomo








Leo


E-mail add &Friendster account :
archer_rogue@yahoo.com



My Mood :



<< October 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31

teman-teman
Miund
Rio
Wisa
Beni

Andre
Dan Dan
Doddy
Wenche
Aal
Kenny
Bpk. Prabowo
Haucuen "anri"
Om Miko
Rommy
Nak Nauval
Uli Nauli Cantik
Pak Cakra
Dina "Bembes"
Arief
Bapak Es Krim Baskin
Penghuni hutan depok: Nizar
Bapak Doel Gidal Gidul
Delta Kirana
Yna
Yaya
Milla Sutedja
Anto




Teriakan-teriakan sebelumnya :
  • seperti melihat layar tancap ...

  • Sayonara

  • malam minggu berkesan ...

  • Pelajaran Mengarang ... (perselingkuhan 2)
  • Perselingkuhan
  • Pernikahan Adikku
  • Menikahlah denganku
  • Mengigau ..
  • Pikiran yang mengabur
  • Pemuda Idaman ...
  • Tukang Jahit
  • Saya Rindu
  • Pecundang
  • Yin Yang ...
  • Mbakyu Pelacur
  • Hampa Jaya
  • Setelah Santap Siang
  • satu permintaan ... ralat, mungkin beberapa permintaan
  • aku mungkin cacingan ....
  • JANGAN DIKETAWAIN !!!
  • aduh aduh aduh ... Ya Amplop !!!! --80's mode on--
  • Resolusi Tahun Baru
  • kesasar
  • Lagu Favoritku hari ini ..
  • Hari baru ...
  • Tanya Mariska
  • Foto dan aku mau bercerita ...
  • guruku cantik sekali ...
  • Opium ...
  • Fieuuuhh ... Ampir Aja ... alias , Bercanda Dengan "Mas Maut"
  • satu pernyataan ... satu pertanyaan ... satu jawaban
  • Laporan mudik neh ndut ......
  • Eyangku ada enaaaammm ... (nyanyikan dengan irama lagu "Balonku Ada Lima" verse pertama)
  • weekend ....
  • siaran duluuu aaah ...
  • hari ini ... kemarin ... kemarinnya lagi ... kemarinnya lagi
  • zzzzzzzzzzz .. ngantuk ..........
  • dokumentasi syuting blok IV MeLIRIK LAGU .
  • selamat pagi sekali lagi ... dan selamat syuting sekali lagi ....
  • gado gado selama weekend ...
  • woro woro poro kadang saderek sekalian .... (alias PENGUMUMAN)
  • Radio Republik Kaum Hitam Legam Tapi Kece Plus Manis
  • pagi yang indah sekali
  • selamat pagi ...
  • hmmppphhh .....
  • Rio teman ku .. ayo kita bernostalgia ... yang lain juga boleh ikut lho :)
  • pagi ini aku merasa 'rawan hati' ...
  • Oh my ... Oh my ... Oh my ...
  • Cikini ... Kereta Api ... Siomay ... dan pesiarku ke "Dua Wajah"




    Adakah teman yang sedang berkunjung ?


    yang udah dateng berapa ya ?


    Site Meter




  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed



    Saturday, October 23, 2004
    BAG I : Eyangku ada enaaaammm ... (nyanyikan dengan irama lagu "Balonku Ada Lima" verse pertama

    Sabtu, 23 oktober 2004, kost Wisma Palm selesai buka puasa

    sepertinya saya harus bersyukur dulu karena akhirnya setelah beberapa minggu tidak pernah punya waktu khusus untuk menulis hal-hal tidak penting ... sekarang saya bisa bernapas lega karena setidaknya selama dua jam malam ini , saya memuaskan jiwa narsis lewat medium blog yang ternyata adalah candu dahsyat edan-edanan ! ...

    SMS
    "Selamat berbuka puasa ...."

    Dijawab
    "hmmmm makan udang goreng... simbok ku kalo masak yang satu ini ueeddaaannn jan paling temenan ueeenuaaakkk tenaaaann !"


    ........................................................................................................................

    Aku jadi ingat rumah

    Aku jadi ingat dengan garang asem andalan Ibu di rumah

    ........................................................................................................................

    sekarang , aku mau bercerita tentang keluarga besarku. Yen tak pikir-pikir ... saya ini adalah manusia aneh ... dan segala keanehan saya ini ternyata menurun secara genetis ... "percis" !, oh maaf , maksud saya adalah "Persis"! diturunkan secara turun temurun


    Eyang Soemoredjo
    Ini adalah eyang kakung (laki-laki) , ayah dari ayahku , Bapak. Sandiyo ... eyang yang tidak pernah saya kenal sebetulnya , karena beliau sudah meninggal jauh sebelum aku dilahirkan ... cuma, dari dongeng yang saya dengar dari kiri kanan ... Eyang Soemoredjo ini dulu adalah "The Most Eligible Bachelor" sekampung daerah Kulon Progo Wetan Yogyakarta sana .... di rumah , ada satu foto hasil repro eyang kakung saya ini .... tinggi gagah , berpakaian sorjan sederhana , sendal kulit, muka khas "jawa" coklat sawo matang eksotis, bibir agak tebal tapi menurutku sih masih masuk kategori seksi untuk ukuran laki-laki, berwibawa .... Dulu, di kampung ... eyangku punya usaha pabrik batu bata yang produksi batu batanya terkenal dimana mana... sebelumnya, beliau punya sawah yang lumayan luas  ...  eyangku ini memiliki warisan rumah jawa yang sangat luas untuk ukuran satu kampung jaman dulu, dan katanya sih ... EYANGKU SANGAT MATA KERANJANG !

    "ow ow ow Soemoredjo .. gadis mana yang tak kenal akan dikau ... ow ow ow Soemoredjo ... gadis mana yang takkan rindu akan dikau"
    (teman, nyanyikan dengan irama verse pertama lagu kondang "Kopral Jono")

    Entah pakai ajian jaran goyang tingkat wahid , atau susuk jeng asih dari Pati , atau memang sudah anugrah dari sananya .... kataaanyaaaa sih , "korban-korban" gadis patah hati hasil kerja eyang kakungku ini "pating telecek" bertebaran dimana-mana ... dan hebatnya, menurut sumber yang bisa di percaya (aku akan ceritakan narasumber kedigdayaan eyangku ini nanti) .... saking termehek-meheknya gadis-gadis manis lugu itu , banyak diantara mereka yang rela diduakan asal jangan ditinggalkan .. ck ck ck ... eyang kakung ternyata mungkin penganut prinsip :

    "Boleh bermain acak ... asal jangan mengacak-acak ... nanti bisa acak-acakan"
    (ini adalah jargon yang penah saya dengan dari rumpian Tina dan Miund di ruang hampa udara tangga darurat lantai 3 gedung twink)

    aku bisa juga bayangkan , bahwa kalau ada gadis muda remaja incarannya yang ragu-ragu akan pinangannya , eyang kakung akan mengeluarkan ultimatum :

    "Mau mau ... enggak enggak ... jangan mau yang enggak-enggak .............................NTAR GUE IYA-IN LHO !"
    (ini juga adalah jargon yang pernah selenting saya dengan dari rumpian Tina dan Miund di ruang hampa udara tangga darurat lantai 3 gedung twink)

    nah, teman-teman ... ketika jiwa avonturirnya sudah menemukan titik jenuh ... eyang kakung kemudian menemukan tambatan hatinya .... tambatan hati denyutan jantung yang bernama :

    Sarijah a.k.a Eyang Putri I
    Eyang Sarijah ini adalah eyang putri yang juga tidak pernah saya kenal karena beliau sudah meninggal dunia ketika saya berumur satu bulan ... dari foto yang ada di rumah , dan cerita-cerita dari sumber-sumber dapat dipercaya di lingkungan keluargaku ... Eyang Sarijah ini adalah pemenang "Miss Kulon Progo" di jamannya ... cantik , dengan raut wajah priyayi ... anak buruh tani bernama Kariyo Mangun Penceng ... tiga bersaudara , satu perempuan , dua lelaki di keluarganya ...
    terik matahari ... lumpur sawah ... dan keringat ... ternyata tidak melunturkan kecantikan alami eyang putriku ini ... boleh percaya boleh tidak (karena aku pun tadinya tidak percaya) ... menurut sumber yang bisa di percaya (aku akan ceritakan narasumber yang kredibel ini nanti) ... Eyang Soemoredjo jatuh hati sekonyong-konyong koder ... awalnya hanya karena melihat betis berwarna putih susu mulus yang tersingkap dari kain jarik yang dipakai Eyang Sarijah a.k.a "Miss Kulon progo"
    dengan segala jurus gombaliti ... disuntingnya idaman pria Kulon Progo ini oleh Eyang Kakung ... dari pernikahannya dengan Eyang Sarijah lahirlah :

    "Dua Belas Bersaudara .... Sembilan Laki-Laki .... Tiga Perempuan"

    tapi ternyata itu tidak cukup , ketika melahirkan putra yang kelima ... Eyang Soemoredjo "Ketaman Asmoro" dengan seorang gadis belia bernama :


    Parjumi a.k.a Eyang Putri II
    Eyang Parjumi ini adalah eyang putri yang juga tidak pernah saya kenal karena beliau sudah meninggal dunia ketika saya berumur 3,5 tahun ... Eyang Parjumi ini berasal dari keluarga Kiai yang memiliki pesantren kecil di Kulon Progo Wetan ... ia adalah anak paling bungsu dari lima bersaudara , semuanya perempuan ... ck ck ck entah apa jurus diplomasinya , sukseslah eyang kakung menikahi seorang gadis berusia enam belas tahun ini ... dan entah apalagi jurus diplomasinya , Eyang Parjumi dan Eyang Sarijah tinggal satu rumah beda kamar tidur dan keduanya berbagi tugas domestik dalam rumah tersebut .... ketika cerita narasumber ku sampai disini ... aku menatap narasumberku dengan mulut ternganga ... dan tatapan mata takjub tak percaya .... tapi percayalah kawan , ini suatu kenyataan yang harus di akui keniscayaannya. dari Eyang Parjumi Lahirlah :

    "Delapan Bersaudara ... Lima Perempuan ... Tiga Laki-Laki"

    sudah cukup ? .. ho ho ho ho ... belum rupanya .... petualangan ternyata masih berlanjut , ketika melahirkan putri ketiga ... Eyang Soemoredjo "terkintil-kintil" dengan seorang gadis belia bernama :


    Juariah a.k.a Eyang Putri III
    perkenalkan ... ini adalah narasumber otentik dari sepenggal kisah yang aku tulis sebelumnya ... kalau yang lain menceritakan dongeng timun mas ... betara kala ... lakon Panji Semirang , dll ... maka Eyang Juariah akan dengan senang hati bercerita mengenai masa lalunya ... masa-masa getir .. masa-masa manis ... dari kisah hidup , perjuangan , dan kisah cintanya kepada cucu-cucunya ... Eyang Juariah adalah tetangga beda lima rumah dari "Komplek Rumah Keluarga Besar Soemoredjo"
     ... kenapa aku bilang komplek ... karena sampai sekarang , bangunan rumah di desa itu berbentuk U ... dengan bagian terbesar di tengah dan bagian kiri kanan komplek tersebut mengapit bagian utama terbesar ... singkat cerita , ndilalah .. kok ya Eyang Kakung berhasil merebut hati gadis belia lugu sangat bernama Juariah ini ... JATUH CINTA ... ya , jatuh cinta ... Eyang Putri sepertinya menekankan kata itu setiap bercerita padaku bagian ini ... ia juga bilang bahwa Eyang Parjumi , Eyang Sarijah , semua menerima segala hal yang ada , dan ikhlas menjalani , KARENA CINTA .... ketiga eyang putriku ini SANGAT MENCINTAI Eyang kakung ... dan tinggallah Eyang Sarijah , Eyang Parjumi, dan Eyang Juariah dalam satu komplek rumah ... Eyang Sarijah di bangsal tengah ... Eyang Parjumi di bangsal sayap kiri .. Eyang Juariah di bangsal sayap kanan ...

    "Kami semua hidup rukun dan damai ... "
    (nyanyikan dengan irama lagu "Gang Kelinci" yang kondang itu )

    dari pernikahan dengan Eyang Juariah , lahirlah

    "Tujuh Bersaudara ... Dua Laki-Laki ... Lima Perempuan"

    dan ayahku adalah anak tertua dari tujuh bersaudara dari istri ketiga seorang lelaki bernama Soemoredjo .....


    Lebaran
    jadi , kalau aku tidak salah hitung ... selain ayahku tentunya ... aku punya DUA PULUH ENAM ORANG  yang harus aku panggil .... Pakde (Bapak Gede) karena beliau adalah kakak laki-laki ayahku ... atau Bude (Ibu Gede) karena beliau adalah kakak perempuan ayahku ... atau Paklik (Bapak Cilik) karena beliau adalah adik laki-laki dari ayahku ... atau Bulik (Ibu Cilik) karena beliau adalah adik perempuan ayahku...

    jadi , kalau aku tidak salah hitung ... aku punya puluhan sepupu ... dan puluhan keponakan ....

    ketika lebaran tiba ...

    komplek rumah keluarga besar trah Soemoredjo di desa sana ... berubah menjadi pasar malam ... kamar tidur yang dibangun hasil gotong - royong semua anak cucu yang berjumlah kurang lebih 10 kamar , penuh sesak ... bangsal seluas lapangan bulutangkis di tengah komplek rumah berubah fungsi menjadi kamar tidur darurat dengan kasur lipat berjumlah lebih dari sepuluh kasur lipat .... dapur yang luas dibelakang penuh dengan  riuh rendah bulik dan bude ku yang memasak setiap harinya lima hari menjelang hari raya ... aku bahkan sering merasa terkaget-kaget karena terkadang aku lupa nama sepupu yang berasal dari eyang putri I .. eyang putri II ... atau dari eyang Juariah ... tapi entah kenapa semua keramaian itu selalu membuat saya rindu untuk mengalami kembali setiap lebaran tiba ... setiap lebaran tiba, hampir setengah dari trah keluarga besar Soemoredjo berkumpul ...

    dan kami  cucu-cucu eyang kakung  selalu senang melihat raut wajah kerut merut Eyang Juariah yang termakan usia , memandang kami dengan tatapan mata bahagia karena masih melihat cucu cicitnya mengelilingi dengan penuh rasa kasih ....

    aduh aku kangen pengen cepat mudik .....

    aduh aku belum saja bercerita tentang eyang kakung dan eyang putri dari pihak Ibu ... hemmm ... kalo begitu ....

    bersambung saudara-saudara .......

    hooaaaahheeeemmm kekenyangan .... ngantuk eeuuuyyy !!!!
     

    Posted at 09:39 pm by arya_item

    Wisa
    October 25, 2004   02:09 PM PDT
     
    Rio.. baca tulisan ini kok aku jadi inget Para Priyayi ya.. kamu juga kan.. :)
    rommy
    October 25, 2004   05:24 PM PDT
     
    what a big family.. mudik yuk yak yuk!
    rio
    October 25, 2004   05:32 PM PDT
     
    iya sih *ala dian sastro*. para priyayi, dan semua tulisan umar k adalah sumber utamaku memahami budaya jawa.

    tapi gila aja gusye, banyak bener sih keluarga lo. hebatnya, tahu pula lo! gue mah nggak ngerti deh, hehe...
    cici
    October 25, 2004   05:36 PM PDT
     
    gilaaaaaaaaaaaaaaa...bisa dijadiin sinetron tuh ceritanya!
    ari
    October 25, 2004   11:53 PM PDT
     
    hahaha... menarik ceritanya! nice blog!
    agus
    October 26, 2004   09:07 AM PDT
     
    Rio : nggak usah sok ganjen deh ... pake *dian sastro mode on* .. PLAK ! ... tell u the truth ... gue belum pernah baca umar kayam yang Para Priyayi ... yang gue baca itu Para Priyayi yang seri ke dua ... yang ceritanya anak siapa ya (lupa) nikah sama yahudi ... nggak kenal semua sih rio ... seringkali gue suka lupa nama nama dan karena pertalian dari siapa akhirnya gue harus memanggil mereka paman .. bibi .. atau bahkan sepupu .. secara ya bo' sepupu gue ada yang udah punya anak dan anaknya udah kuliah pula .. ck ck ck
    agus
    October 26, 2004   09:08 AM PDT
     
    wisa: ... yuk bikin janji ketemuan lagi .. ngumpul kayak jaman indo dol dulu ...
    agus
    October 26, 2004   09:09 AM PDT
     
    to cici : jangan ah .. ntar gue terkenal .. lo semakin susah untuk bikin janji ketemu sama gue :)
    agus
    October 26, 2004   09:09 AM PDT
     
    to ari : makasih ya ri ....
    Wisa
    October 26, 2004   10:12 AM PDT
     
    ketemuan? siapa takut? Rio kan mau bikin acara buka bareng.. Rio ayo cepat diarrange tuh acara.. :)
    ina
    September 30, 2005   06:25 PM PDT
     
    gw da baca priyayi "umar kayam"....seru!!!baca donk mas gus!!!
    rika
    December 7, 2006   05:50 PM PST
     
    lucu bangets siiiiy....sumpe =))
    lam kenal:D
     

    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry Home Next Entry