Agus "arya" Hariyo Purnomo








Leo


E-mail add &Friendster account :
archer_rogue@yahoo.com



My Mood :



<< September 2004 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

teman-teman
Miund
Rio
Wisa
Beni

Andre
Dan Dan
Doddy
Wenche
Aal
Kenny
Bpk. Prabowo
Haucuen "anri"
Om Miko
Rommy
Nak Nauval
Uli Nauli Cantik
Pak Cakra
Dina "Bembes"
Arief
Bapak Es Krim Baskin
Penghuni hutan depok: Nizar
Bapak Doel Gidal Gidul
Delta Kirana
Yna
Yaya
Milla Sutedja
Anto




Teriakan-teriakan sebelumnya :
  • seperti melihat layar tancap ...

  • Sayonara

  • malam minggu berkesan ...

  • Pelajaran Mengarang ... (perselingkuhan 2)
  • Perselingkuhan
  • Pernikahan Adikku
  • Menikahlah denganku
  • Mengigau ..
  • Pikiran yang mengabur
  • Pemuda Idaman ...
  • Tukang Jahit
  • Saya Rindu
  • Pecundang
  • Yin Yang ...
  • Mbakyu Pelacur
  • Hampa Jaya
  • Setelah Santap Siang
  • satu permintaan ... ralat, mungkin beberapa permintaan
  • aku mungkin cacingan ....
  • JANGAN DIKETAWAIN !!!
  • aduh aduh aduh ... Ya Amplop !!!! --80's mode on--
  • Resolusi Tahun Baru
  • kesasar
  • Lagu Favoritku hari ini ..
  • Hari baru ...
  • Tanya Mariska
  • Foto dan aku mau bercerita ...
  • guruku cantik sekali ...
  • Opium ...
  • Fieuuuhh ... Ampir Aja ... alias , Bercanda Dengan "Mas Maut"
  • satu pernyataan ... satu pertanyaan ... satu jawaban
  • Laporan mudik neh ndut ......
  • Eyangku ada enaaaammm ... (nyanyikan dengan irama lagu "Balonku Ada Lima" verse pertama)
  • weekend ....
  • siaran duluuu aaah ...
  • hari ini ... kemarin ... kemarinnya lagi ... kemarinnya lagi
  • zzzzzzzzzzz .. ngantuk ..........
  • dokumentasi syuting blok IV MeLIRIK LAGU .
  • selamat pagi sekali lagi ... dan selamat syuting sekali lagi ....
  • gado gado selama weekend ...
  • woro woro poro kadang saderek sekalian .... (alias PENGUMUMAN)
  • Radio Republik Kaum Hitam Legam Tapi Kece Plus Manis
  • pagi yang indah sekali
  • selamat pagi ...
  • hmmppphhh .....
  • Rio teman ku .. ayo kita bernostalgia ... yang lain juga boleh ikut lho :)
  • pagi ini aku merasa 'rawan hati' ...
  • Oh my ... Oh my ... Oh my ...
  • Cikini ... Kereta Api ... Siomay ... dan pesiarku ke "Dua Wajah"




    Adakah teman yang sedang berkunjung ?


    yang udah dateng berapa ya ?


    Site Meter




  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed



    Friday, September 03, 2004
    hmmppphhh .....

    ini cerita yang kudengar hari ini ... setiap detik ... setiap momen ... begitu berharga rupanya untuk diceritakan kembali, atau bahkan kusimpan sendiri. ah , tapi aku memilih untuk menulisnya ... bukan untuk yang lain ... tapi untukku

    Jumat, 3 agustus 2004 , selepas sholat jumat , sewaktu makan siang....

    Kalau kau baca kumpulan cerpen Seno Gumira Ajidarma "Jazz, Parfum, dan Insiden" kamu akan temukan sebuah nama di akhir babnya ... Alina ... nama itu tetap lekat di ingatan meskipun aku membaca buku ini pertama kalinya bertahun-tahun yang lalu .. bahkan buku ini aku terus berulang kali baca sampai sekarang ... bagaimana aku terpesona dengan cara Seno Gumira Ajidarma, mengubah satu kumpulan huruf A + L + I + N + A , menjadi sosok yang sangat nyata bagiku ... seperti melihat sesosok yang transparan .. kau bisa liat darah berpindah lajur melalui nadi-nadi ... kau bisa lihat kegelisahan hatinya ... dan kau bisa menjelmakan dia melalui pikiranmu ... huaaahhh, Alina ... kowé pancen muaaannteppp tenannn !!!!!

    nama Alina terus aku simpan di lemari memori bawah sadar .. sampai akhirnya siang ini .. seorang wanita datang padaku ... ALINA ... nama itu akan kupakai untuk dia kali ini ... maafkan mas Seno Gumira, ketika kau membaca ini .. anda boleh menggugat untuk minta bagian royalti dari setiap keuntungan komersil yang bisa didapat ... hehehe secara padahal, blog ini sangat gruaaaatissss untuk dinikmati.

    Wanita ini menangis...

    apa rasanya hidup tanpa musik ... tanpa lagu ... setiap momennya selalu bisa dicari "soundtrack"nya sebagai penanda memori biar kita tidak segampang itu melupakannya ....

    (mulailah coba kau hadirkan satu alunan lagu sebagai pengiring .. hemmm , aku sedang melakukannya sekarang ... aku tahu lagu yang tepat ... mari-mari ... kubantu kau untuk mendapatkan lagu yang tepat pada scene ini)

    "Selepas kau pergi
    Tinggallah disini kusendiri
    Kumerasakan sesuatu
    Yang tlah hilang di dalam hidupku"

    aaahh, lagu lama terulang kembali ... manusia bertemu ... manusia jatuh cinta ... manusia patah hati ... manusia bertemu .. bercinta .. patah hati ... lalu mati

    "dangkal nggak sih hari gini gue curhat begini bo'... ah, aku minta maaf ya, jauh-jauh datang janji makan siang secara gue cuma bikin lo nggak jadi makan... hics hics"

    .........yah , Alina , kau datang pada orang yang tepat
    aku senang kamu datang padaku,  saat ini pun aku sedang ada di titik nadir ... belakangan ini aku kadang sering merasa tidak dibutuhkan ... aku kadang sering merasa menjadi orang yang sepertinya tidak layak untuk diperjuangkan ... untuk dimiliki ... aku senang kamu datang ... aku punya antusias yang kamu perlukan ketika seseorang butuh untuk di dengarkan ... tumpahkan saja padaku.

    (mari hadirkan kembali potongan lagu yang tadi ....)

    "Dalam lubuk hatimu
    Ku yakin kau pun sebenarnya tak
    Inginkan lepas dariku
    Taukah kau kini kuterluka"


    ....... yah , Alina, ketika kau mencinta .. kebohongan pun menjadi satu realitas yang rela kau telan hidup-hidup, seperti ketika aku harus menelan ikan mentah di restoran jepang ... terus terang Alina, jangan pernah kau ajak aku lagi menelan ikan mentah ... aku benci meskipun di rautku tergambar kata : "lumayan kok , tapi kok nggak seenak yang aku pikirkan ya?"
    Alina, jangan menjadi naif karena mencinta ... bahkan ketika kamu harus melacurkan apa yang selama ini menjadi panduan mencari pasangan ... jangan menjadi pelacur seperti ku ... aku ini sekarang menjadi pelacur ... tidak kah kau lihat luka bakar dikeningku bekas stempel ini : PELACUR 
    Alina ... jangan ya Alina .... jangan ...

    (mari, aku ajak kau menyambung potongan lagu yang belum usai tadi)

    "Bantu aku membencimu
    Kuterlalu mencintaimu
    Dirimu begitu
    Berarti untukku"

    "Kau telah mencinta
    Dan dicintai kekasihmu
    Ini tak adil bagiku
    Hilanglah dambaku datanglah duka"

    aahh ini Alina ... adalah cerita lama bagiku ... pada satu masa aku ada di posisinya ... aku korbankan semuanya dan pergi untuknya ... satu bulan kemudian Alina, tahukah kau? aku seperti menelan satu botol penuh pil kina ... kepahitan sampai menekan jantung ... percuma aku muntahkan... rasa pahitnya masih ada disana.
    Alina .. muntahkan saja air mata sekarang , dan yakinlah, kamu tak akan pernah merasa menelan satu botol penuh pil kina.

    (sebentar lagi teman-teman, potongan lagu ini sebentar lagi usai)

    "Bantu aku membencimu
    Kuterlalu mencintaimu
    Dirimu begitu
    Berarti untukku.. "

    "Lupakanku dalam tidurmu
    Yang pernah mencintaimu
    Kau memang tercipta
    Bukanlah untukku "

    Alina .... ketika kamu merasa apa yang tidak dia rasa ... ketika kamu berpikir apa yang dia tidak pikirkan ... ketika kamu melihat apa yang tidak dia lihat ... jangan merasa terpuruk Alina ... kamu bisa datang padaku ... aku pelacur baik hati yang hanya menjajakan kelaminnya tapi tidak nuraninya ... mari aku peluk dan kamu bisa rasakan kesejukan sedikit siang ini

    "gusye ... gue sedih banget .. hics hics hics hics hics"

    leleran air matanya bukan leleran kesedihan buatku.

    Posted at 04:48 pm by arya_item

    Pembaca setia
    September 3, 2004   06:24 PM PDT
     
    font-nya bikin capek di mata :(
    agus
    September 3, 2004   06:38 PM PDT
     
    maafkan kalo begitu pembaca setia ...
    Name
    April 10, 2005   01:41 PM PDT
     
    payah lo..
    rani
    August 30, 2005   02:51 PM PDT
     
    asiiik... tulisan lu tentang alina asiikk... memang agak terjebak gue... gue pikir alina, dijelasin kenapa kok alina...???
    Gua pecinta Seno... dan gua terus mencari juga kehadiran Sukab, yang idupnya, edan boo, BERWARNA...
     

    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry Home Next Entry